Sepit, (desasepit.web.id).- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Terbuka 1 Sakra melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) bagi kelas X dan XI sekaligus Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk kelas XII yang dilaksanakan di Tempat Kegiatan Belajar (TKB) Desa Sepit. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Perpustakaan Desa, Jumat lalu (14/03/2025).
Dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Sekolah (Waka) Bidang Kurikulum Anwar Syuhudi, M.Pd, Koordinator SMAN Terbuka Muhammad Nasir, beberapa dewan pengajar, serta pengelola TKB.
Orang Juga Melihat : Rutinitas Awal Ramadan, MAA International Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako di Desa Sepit
Dalam sambutannya Waka Kurikulum SMAN 1 Sakra Anwar Syuhudi, M.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan UTS dan PAS penting untuk dilalui. Karena sebagai syarat nilai yang tercantum di rapor nantinya. ”Siswa butuh Ijazah tetapi proses harus dilaksanakan. Hari ini kita UAS dan PAS,” terangnya.
Tak lupa juga dalam kesempatan tersebut, Anwar sapaan akrabnya mengucapkan terimakasih kepada Kepala sekolah SMAN 1 Sakra yang terus mensupport kegiatan sekolah terbuka ini. Begitu juga kepada semua stakeholder yang terlibat, seperti koordinator, pengajar serta pengelola TKB yang sudah mempersiakan kegiatan UTS dan PAS. ”Terima kasih juga kepada kalian semua (siswa) atas kehadirannya,” ungkapnya pria berkacamata ini.
Saat ini, pelaksanaan UTS untuk kelas X dan XI sudah memasuki hari ke 5 bagi sekolah reguler. Pun demikian kelas kelas XII juga sedang melaksanakan PAS.
Anwar mengingatkan, untuk segera melengkapi data yang belum lengkap untuk dilakukan penginputan pada Daftar Nominasi Sementara (DNS). ”Insyaallah 10 April kelas XII ujian,” tutupnya.
Baca Juga : Pemdes Tetapkan Sejumlah Nama Penerima BLT DD Tahun Anggaran 2025
Ditempat yang sama, Koordinator SMAN Terbuka 1 Sakra Muhammad Nasir, S.Pd menambahkan bahwa tidak ada perbedaan ijazah antara siswa SMA reguler dengan terbuka. Begitupun legalitas hak dan penggunaanya juga sama.
Ia juga mengingatkan sekarang ini ijazah sangat penting, karena dibutuhkan dalam dunia kerja. ”Semua pekerjaan dibutuhkan ijazah. nanti bisa melanjutkan kuliah seperti di Universitas Terbuka dan lain-lain,” tandasnya.
Perlu diketahui, Tahun 2025 jumlah siswa yang tercatat di sekolah terbuka SMAN 1 Sakra sebanyak 133 orang. Ini tersebar di 4 TKB yani Desa Sepit, Moyot, Penedagandor, dan Pandan Wangi. (*)
Yuk Isi Kuisoner Penilaian Kepuasan Masyarakat Untuk Pelayanan Pemerintah Desa Sepit, Klik Disini Untuk Mengisi.