Petani Cerdas Saatnya Gunakan Teknologi IOT
Oleh : Muhammad Sulhan Hadi
Sepit, (desasepit.web.id).- Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) menyelenggarakan pelatihan bertemakan budidaya hidroponik dengan menggunakan teknologi IOT alias Internet of Thing. Kagiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 3 September 2024 bertempat di Aula Perpustakaan Desa. Dengan menghadirkan Guru sekaligus pegiat IOT NTB yaitu Idham,ST. Guru berprestasi asal Puyung Lombok Tengah ini berhasil membuat peserta tercengang sekligus bangga bisa menghadiri dan menimba ilmu pada pelatihan tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Sulhan Hadi Sekdes sekaligus peserta pelatihan, bahwa istilah IOT baru dipahaminya saat mengikuti pelatihan, dan konsep IOT sejalan dengan hajatan program Kementerian Desa, Transmigrasi dan Searah Tertinggal RI yaitu program Desa Cerdas.
“Alhamdulillah ilmu ini penting untuk mewujudkan Desa Cerdas, Desa Digital.” Jelasnya.
Yuk Isi Kuisoner Penilaian Kepuasan Masyarakat Untuk Pelayanan Pemerintah Desa Sepit, Klik Disini Untuk Mengisi.
Baca Juga : Seru, Lima Pasangan Calon Siap Panaskan Kontestasi Pilkada Lotim
Sementara itu dalam sambutannya Munawir Fahmi Duta Digital Lombok Timur memberikan penjelasan bahwa IOT ini mengambil konsep ‘Smart Farming’ bagaimana petani menggunakan tekhnologi ini untuk memudahkannya dalam becocok tanam. Terlebih Desa Sepit merupakan desa yang sebagian besar penduduknya adalah petani. Sehingga cocok dikembangkan. “Saya rekomendasikan kepada RKDD dan Pemdes wujudkan ‘Smart Farming’ dengan IOT.” Harapnya.
Selanjutnya, Munawir menjelaskan bagaimana program ‘Smart Farming’ ini dimulai dengan mengakses mesin pencarian Google melalui handphone masing-masing. Hal ini menurutnya lebih efisien dan tentunya petani bisa beralih dari petani konvensional ke petani smart. Ia berharap, selapas kegiatan ini Pemdes bisa kembali mengadakan pelatihan yang lebih tekhnis terkait IOT. "Karena tidak cukup pelatihan ini sampai di sini dan hanya sehari. Pemdes mungkin jugsa bisa mengadakan alat-alat yang dibutuhkan," ungkapnya.
Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Layanan KIA, Kader Posyandu Dilatih Menggunakan Aplikasi 'Kaderku'
Narasumber Idham,ST pada kesempatannya banyak menjelaskan panjang lebar terkait keuntungan IOT untuk mewujudkan desa ‘Smart Farming’. Dikatakan yang perlu disiapkan dalam menunjang terobosan ini yakni konsep ATM. Yakni, amati, tiru dan modifikasi.
Selain Narasumber dan Duta Digital Lombok Timur, peserta yang hadir dalam acaranya ini yakni perangkat desa, ruang komunitas digital desa (RKDD), perwakilan PKK, pelajar, dan utusan kelompok tani di Desa Sepit. (*)