Ternyata Sampah Bisa “Menghasilkan”, RKDD Desa Sepit Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah
Oleh : M. Zainul Jihad
Sepit (desasepit.web.id),-Kata siapa sampah tidak bernilai?. Ternyata sampah yang sering kita buang menghasilkan pundi-pundi uang lho. Tidak percaya?. Lihatlah bagaimana pengelolaan sampah di TPS3R di Desa Lendang Nangka milik Lalu Supratman.
Agar tidak jauh-jauh ke Desa Lendang Nangka, tim Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) Sepit menggelar pelatihan dengan mendatangkan Lalu Supratman yang sudah memiliki segudang pengalaman dan prestasi di tingkat nasional sebagai narasumber. Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Perpustakaan Desa Sepit, Rabu (29-05-2024).
Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi, Duta Digital Lombok Timur, Ketua BPD Hilman serta masyarakat dari beragam elemen sebagai peserta.
Orang Juga Melihat : LPTQ YPP Al-Amin Gelar Wisuda Hafidz dan Hafiza, Sekaligus Kenang Ketum Almarhum H. Ismail Husni
Yuk Isi Kuisoner Penilaian Kepuasan Masyarakat Untuk Pelayanan Pemerintah Desa Sepit, Klik Disini Untuk Mengisi.
Kepala Desa Sepit Muhamaad Hasmawadi dalam sambutannya menyebut pelatihan-pelatihan seperti ini sangat penting di desa. Dan pihaknya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini oleh RKDD. ”Saya sangat berterima kasih kepada rekan-rekan RKDD melaksanakan pelatihan ini,” ungkapnya.
Terlebih soal sampah, kata Hasmawadi pihaknya sangat mengatensi. Karena bebarap bulan terakhir masyarakat Desa Sepit banyak mengkritisi soal sampah di Desa. Karena itu, guna menimalisir permasalahan sampah di desa, kata Hasmawadi pihaknya sudah menganggarkan armada sampah pada tahun ini.
”Mohon doanya, semoga lancar karena pada tahun ini kita sudah menganggarkan armada sampah,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Duta Digital Lombok Timur Munawir Fahmi mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah Desa Sepit yang selalu mensupport kegiatan RKDD wabil khusus program desa cerdas. Ia berharap, kedepan Desa Sepit bisa terus melanjutkan kegiatan-kegiatan pelatihan seperti ini dan kegiatan positif lainnya.
”Masyarakat bisa serius dalam pelatihan ini, sehingga ke depan, masyarakat kita sudah mampu mengolah sampah, setidaknya tidak membuang sampah sembarangan,” harapnya.
Dalam pelatihan ini, Lalu Supratman sebagai narasumber banyak menjelaskan bagaimana pengelolaan sampah sehingga menjadi barang yang bernilai ekonomis. Ia juga memberikan praktik bagaimana memilah dan memilih sampah sesuai jenisnya dan bagaimana dari sampah beternak magot. (*)
Baca Juga :