Kehadiran Ka Kanwil Kemenag Provinsi NTB Memberi Semarak Tasyakkuran Penamatan Siswa MTs NW Sepit
Sepit, (desasepit.web.id) - Momen penamatan santri tingkat MTs di YPP Al-Amin NW Sepit, Kec. Keruak - Lombok Timur, Senin (10/6/2024) benar-benar semarak dan memberikan sukacita dengan kehadiran Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Azis, SHI, MH didampingi Kepala Kemeterian Agama Lombok Timur, HM. Shulhi SPd, MPd.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Kementerian Agama Provinsi NTB itu benar-benar menjadi spirit dan memompa semangat semua pihak dilingkungan YPP Al-Amin NW Sepit. Pasalnya, untuk bisa hadir disebuah acara level bawah seperti itu adalah hal yang jarang terjadi mengingat agenda penting dalam memenej jajarannya bisa jadi amat sulit mengatur waktu. Namun faktanya bagi Kakanwil yang satu ini ternyata sangat peduli untuk turun langsung jika memiliki kelonggaran waktu.
Demikianlah salah satu pointer yang dikemukakan ketua YPP Al-Amin NW Sepit, Lalu M. Kamil Ab yang juga penulis artikel ini dalam kesempatan memberikan sambutan pertama pada acara yang dihadiri tidak kurang dari 300an wali santri dan tokoh masyarakat setempat ditambah kehadiran puluhan Kepala KUA wilayah selatan Lombok Timur atas instruksi langsung Kakanwil Kemeng NTB melalui Kakanmenag Lombok Timur.
Tanpa berlama-lama, usai sambutan Ketua YPP Al-Amin NW Sepit, langsung sambutan pamungkas oleh Kakanwil Kemenag NTB. Tampa banyak basa-basi, diawal berdiri di podium, H. Zamroni Azis melakukan tembak ditempat dengan jurus sakti. Dia mengatakan, seperti laporan ketua yayasan tadi, bahwa YPP Al-Amin NW Sepit sedang giat-giat membangun dan renovasi gedung baik MTs maupun MA.
Untuk itu mantan Kepala Kemenag Lombok Tengah itu menyatakan siap menyumbang 100 zak semen dari pribadinya. Tak hanya itu Kakanwil juga menginstruksikan Kakanmenag Lotim menyumbang minimal 50 zak dari kantong pribadinya, menyusul kepada semua kepala KUA yang berkesempatan hadir menyumbang minimal 10 zak dari koceh pribadi pula. Tak ketinggalan, pengawas madrasah juga kena tembak di tempat minimal sama dengan sumbangan KUA.
Atas gebrakan langsung pria kelahiran desa Bonder, Praya Barat itu tak ada satupun yang menolak, semua menyatakan siap dengan diberi dateline paling lambat Sabtu yang akan datang. Tembakan Kanwil tak berhenti sampai di situ, seluruh jamaah atau tokoh yang hadir hingga para kadus termasuk Pemdes Sepit juga tak luput jadi sasaran tembakannya. Seluruh wali santri yang putra-putrinya tamat tahun ini juga dijatahi masing-masing 2 zak per wali. Para kadus dijatahi 10 zak. Hingga angka yang tercatat jumlah semen yang terkumpul sekitar 180an zak semen dalam waktu 10 menit.
Lebih jauh Zamroni Azis menyatakan, dirinya meyakini bahwa keberadaan YPP Al-Amin NW Sepit sejak berdiri pasti sudah banyak memberi jasa mendidik putra-putri bangsa sehingga menjadi orang sukses. Karenanya Dia meminta seluruh hadirin untuk berpikir bahwa menyumbang dengan cara ini adalah sebagai wujud kepedulian demi keberlangsungan lembaga pendidikan sebagai tempat pembentukan karakter generasi yang memiliki tiga kecerdasan yakni "kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.
Kepada seluruh santri, zamroni berpesan sukses itu kuncinya adalah berbhakti kepada kedua orang tua. Sekali kalian durhaka kepada ibu/bapakmu maka celaka kehidupan dunia akhirat kalian akan terima. Sebab katanya, Ridlo Allah terletak pada ridlo ibu/bapak. "Ridlollahu fi ridlolwaalidain.
Sembari bernasihat, Kakanwil ditengah pidatonya meminta beberapa santri naik ke atas panggung didampingi ibu/bapaknya. Mereka (para santri) di atas panggung mencium telapak kaki kedua orang tua masing-masing seraya disaksikan seluruh hadirin. Isak tangis para santri tersebut menjadi tak terbendung terlebih kedua orang tua mereka pun ikut meneteskan air mata sembari mengusap kepala putra putrinya. Suasana haru seluruh hadirin pun seakan menjadi drama spontan.
Terakhir Ketua Forum Kakanwil Kemenag se Indonesia itu menceritakan dan mengenang riwayat saat diri berKKN di desa Sepit ketika menyelesaikan study S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) yang sekarang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Zamroni mengenang ketika praktik mengajar selama sebulan saat KKN di MTs NW Sepit ini yang dia sebut tak mustahil dirinya menjadi seperti ini berkah dari mengabdikan diri di tempat ini.sebut tak mustahil dirinya menjadi seperti ini berkah dari mengabdikan diri di tempat ini.