LPSDM Bentuk Tim Pemantau Program Inklusi Tingkat Kabupaten
Oleh : Muhammad Sulhan Hadi
Selong, (desasepit web.id).- Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) mengundang stakeholder dari berbagai latar belakang menjadi Tim Pemantau program inklusi di Kabupaten Lombok Timur.
Pembentukan Tim Pemantau Kabupaten tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 6-11-2024 bertempat di Hotel Lombok Syari'ah. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita, dibuka oleh Ririn Hayudiani Direktur LPSDM. Dalam sambutannya, Ririn menyampaikan bahwa program inklusi yang didesa direpresentasikan oleh Sekolah Perempuan, dengan aktivitas awal utamanya yakni pendataan data pilah gender, disabilitas dan inklusi sosial (Gedsi). " Kegiatan Hari ini untuk Pembentukan Tim Pemantau Kabupaten." Terangnya.
Yuk Isi Kuisoner Penilaian Kepuasan Masyarakat Untuk Pelayanan Pemerintah Desa Sepit, Klik Disini Untuk Mengisi.
Orang Juga Melihat : Seru, Lima Pasangan Calon Siap Panaskan Kontestasi Pilkada Lotim
Lebih lanjut perempuan asal Jawa ini menjelaskan pentingnya keberadaan Tim Pemantau Kabupaten disamping untuk mendukung Tim Pemantau Komunitas (baca : Sekolah Perempuan) juga untuk mengawal proses yang dilakukan oleh Tim Pemantau Komunitas bagaimana meningkatkan kualitas layanan publik dan sosial yang ramah gender dan disabilitas. Dalam pemaparannya, program inklusi ini dimulai tahun 2022 dan berakhir tahun 2029 dan diakhiri tahun 2030 akhir pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals). " Target itu kita perkuat melalui Tim Pemantau Kabupaten". ujarnya.
Outuput atau keluaran kegiatan tersebut yaitu :
- Terbentuknya Tim Pemantau Kabupaten Lombok Timur
- Peserta memahami Gedsi
- Peserta memahami peran dan fungsi TPKab
- Terbangunnya sinergitas pemangku kepentingan dalam mendukung hasil pemantauan program perlindungan sosial.

Baca Juga : Pj Bupati Minta Semua Kades Jaga Netralitas di Pilkada 2024
Peserta pembentukan Tim Pemantau Kabupaten dihadiri oleh Kadis Dinas Sosial H. Soeroto, Kadis DP3AKB H. Ahmat, DPMD, Dikes, Disdukcapil UPTD PPA, Bappeda, Selaparang TV, Forum Jurnalis,, Tokoh Agama, Multipihak Desa,Universitas Hamzanwadi, Pemerintah Desa, Gema Alam, HWDI dan Sekolah Perempuan. (*)