Keterangan Foto : Meublair yang hampir rampung diselesaikan, Salah satu dewan guru MTs NW Sepit membantu proses penyelesaiannya
Berkat Program pelatihan Las KT Mercusuar, Kini Madrasah Al-Amin Bisa Buat Bangku Meja Sendiri
Pewarta: Muhammad Rizwan Arsyad
Editor : Muhammad Hardi Putrawan
Sepit, (desasepit.web.id) - Seorang guru di Madrasah Al-Amin NW Sepit, Muhammad Saipul Adnan mengaku bersyukur karena pernah mengikuti pelatihan las di Karang Taruna (KT) Mercusuar Sepit pada tahun 2020 yang lalu. Pasalnya berkat pelatihan itu kini Saipul yang juga merupakan Wakil Ketua KT Mercusuar itu bisa membuat bangku meja sendiri untuk kelengakapan sarana prasarana di Madrasah.
Terpantau pada Selasa (4/7) kemarin, Saipul yang dibantu oleh rekannya yang lain terlihat tengah sibuk mengelas potongan-potongan besi yang akan dibuat menjadi bangku dan meja. Dirinya mengaku sebelumnya harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk pengadaan penambahan bangku meja di madrasah karena harus memesan di tempat lain. Namun kini biaya itu bisa diminimalisir karena sudah bisa buat sendiri.
"Sebelumnya kita memesan yang sudah jadi di tempat lain, otomatis harganya juga lebih mahal. Sekarang cukup kita beli bahan-bahannya aja, dan kita kerjain sendiri," ucap Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana itu.
Muhammad Saipul Adanan saat membuat meublair MTs NW Sepit, mnenggunakan teknik las yang didapat saat mengikuti pelatihan Las yang diselenggarakan oleh Karang Taruna "Mercusuar" Sepit pada waktu lalu
Penambahan bangku meja itu dibuat untuk melengkapi kebutuhan sarana prasarana menjelang penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2023/2024 ini.
Menurutnya, program pelatihan semacam itu sangat bermanfaat dan perlu lebih sering lagi diadakan ke depannya. Dirinya berharap masyarakat, terutama pemuda di Desa Sepit bisa lebih serius lagi mengikutinya, sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal.