Siap-Siap, Awal Juni Petugas ST 2023 Akan Datangi Warga
Pewarta : Apriwulan Adhari (Kader Digital Desa Sepit)
Editor : Zain Muhammad
Sepit (desasepit.web.id);-Siap-siap awal Juni ini, tim sensus pertanian (ST) Badan Pusat Statistik (BPS) akan mendatangi warga di Desa Sepit. Ya, agenda sepuluh tahunan dari BPS ini, pada tahun ini kembali dilakukan guna mendapat data akurat terkait kondisi pertanian di Indonesia.
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik, tim ST BPS Desa Sepit selama kurang lebih dua bulan ke depan akan memotret kondisi pertanian warga. Nantinya, warga akan diberikan kuesioner dan mengisi aplikasi.
Orang Juga Melihat : Pemdes Kembali Salurkan BLT-DD Tahap II
Dalam kegiatan pelatihan ST BPS 2023 yang dilaksanakan Rabu (24/29/2023) lalu di Hotel Golden Palace Mataram, Kepala BPS Lombok Timur Ir. Lalu Putradi menerangkan ST 2023 ini merupakan sensus ke-7 dan sensus pertanian pertama sejak tahun 1963.
Putradi menerangkan kegiatan sensus ini bertujuan untuk menyediakan data struktur pertanian, menyediakan data yang digunakan sebagai tolak ukur statistik pertanian, dan menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian lanjutan.
”Mengutip pernyataan presiden (Presiden Jokowi, red) untuk menghasilkan kebijakan yang tepat, kita butuh data yang akurat, sektor pertanian melibatkan hajat hidup orang banyak, tentunya membutuhkan kebijakan yang tepat,” terangnya.
Berdasarkan laporan panitia, pelatihan digelar serentak di tiga hotel. Yakni, Hotel Golden palace Lombok (Mataram), Grand Legi (Mataram), dan Hotel Syariah (Selong). Untuk Hotel Golden Palace peserta gelombang pertama berjumlah 276 orang. Terdiri dari 11 kelas dengan rincian 240 Petugas Pencacah Lapangan (PCL), 30 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML), dan 2 Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka).
Diharapkan dari pelatihan tersebut nantinya para petugas sensus di lapangan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), bertanggungjawaban, dan bersungguh-sungguh. Agar hasil yang didapat sesuai apa yang diharapkan. Para tim nantinya akan mulai turun ke masyarakat mulai 1 Juni-31 Juli 2023. (*)
Baca Juga : Peletakan Batu Pertama Masjid Babussalam Montong Aur, Kades Hasmawadi: Dahulukan Musyawarah Mufakat