Camat Keruak Ahmad Subhan (dua dari kiri) didampingi Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi dan Ketua BPD Sepit Ahmad Busyairi saat menghadiri acara rapat evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa Sepit tahun 2022
Dari Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2022 : Optimisme Membuncah di Tahun 2023
Pewarta : Muhammad Sulhan Hadi
Editor: Zain
Sepit,(desasepit.web.id)- Pemerintah Desa Sepit (Pemdes) melaksanakan rapat evaluasi penyelenggaraan pemerintah desa tahun 2022 di Aula Perpustakaan Desa, Senin (02-01-2023).
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Camat Keruak Ahmad Subhan, Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi, Ketua BPD Ahmad Busyairi beserta jajaran, serta perwakilan lembaga desa antara lain; Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), perwakilan karang taruna, PKK, dan Badan Informasi Desa (BID).
Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi dalam pengantarnya mengatakan, tujuan evaluasi ini untuk mengambil hikmah dan pelajaran demi perbaikan di tahun yang akan datang. Dalam kesempatn ini, ia membeberkan beberapa pencapaian desa di tahun 2022. Seperti terpilihnya menjadi desa mandiri dan desa cerdas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa, PDTT). Yang tak lain, kata Hasmawadi semua itu terwujud berkat kerjasama yang baik antar pemerintah desa dengan masyarakat.
”Semua itu terwujud berkat peran aktif kita semua,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia berharap di Tahun 2023, semua lembaga desa dan masyarakat tetap bersinergi demi mewujudkan pemerintahan desa yang baik dan positif.
”Semua lembaga dan masyarakat saya harap kerjasamanya, berfikir positif dan bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik,” harapnya.
Perlu diketahui, program prioritas pemdes di Tahun 2022 sudah terealisasi 100 persen. Beberapa diantaranya merupakan program ketahanan pangan, yakni pengadaan bibit buah-buahan dan pengadaan bibit kambing yang dibagikan ke masyarakat.
Ketua BPD Ahmad Busyairi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa atas terselenggaranya acara evaluasi ini. Ia berharap apa yang menjadi kekurangan di Tahun 2022 menjadi perbaikan di tahun depan. ”Kelebihannya menjadi motivasi agar menjadi lebih baik,” katanya.
Busyairi meminta pemdes segera menyelesaikan Laporaan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LKPPD) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPD) yang nantinya sebagai dasar pihaknya melakukan pelaporan kepada bupati dan camat.
Pemberian SK dan bingkisan kenang-kenangan kepada Kadus Liqa'ul Amal H. Moh Ali Tahir yang berakhir masa jabatannya
”Kami berharap ada semacam blue print sebagai bahan dasar untuk melangkah di tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya.
Pantuan warta Desa Sepit, kegiatan evaluasi ini berjalan lancar dan alot. Ada beberapa masukan dan kritikan yang dilontarkan oleh beberapa tamu undangan. Antara lain; dari Ketua LPM Hariadi yang meminta pemdes agar menyiadakan layar besar di depan pelayanan yang memuat informasi-informasi program capaian desa. Sehingga nantinya, kata Hariadi masyarakat yang datang mengurus administrasi bisa melihat langsung dan mengetahui program apa saja yang sudah dijalankan selama satu tahun anggaran.
Masukan lain juga diungkapkan oleh Anggota BDP Kewilayahan Gerumpung Hilman. Hilman meminta agar persoalan Bumdes supaya segera diselesaikan, baik pelaporan maupun kelembagaannya.
Sementara itu perwakilan Karang Taruna Hardi Putrawan menyoroti masalah kedisiplinan di internal pemdes. Menurut Hardi, kedisplinan perangkat desa akhir-akhir ini mulai menurun. Yang ia khawatirkan nantinya akan berdampak pada program maupun layanan ke masyarakat.
Antusiasme tamu undangan memberikan masukan dan catatan ke pemdes ini mendapatkan apresiasi dari
Camat Keruak Ahmad Subhan. Subhan mengakui, Desa Sepit menjadi salah satu desa yang penyelenggaraan pemerintahnnya berjalan baik dan positif. ”Evaluasi dari BPD dan masyarakat untuk perbaikan,” pesannya ke pemdes.
Menurut pria kelahiran Tanjung Luar ini, Desa Sepit termasuk desa yang informatif. Secara keterbukaan informasi kepada publik, sudah transparan melalui website desa dan media lainnya. ”Hal ini tentu kita apresasi. Karena secara kelengkapan data, Desa Sepit sudah bagus,” tukasnya. (*)