Kepala SMAN 1 Sakra Sugeng,S.Pd. memimpin jalannya rapat dinas di Mushalla SMAN 1 Sakra, yang didampingi Pengelola SMAN Terbuka 1 Sakra Kamis, (22/9/22).
Oleh : Muhammad Sulhan Hadi
Editor : Muhammad Zainuddin
Sakra, (desasepit.web.id),- Sekolah Menengah Atas (SMA) Terbuka 1 Sakra terus melakukan persiapan jelang segera dimulainya Proses Belajar Mengajar (PBM) untuk kelas X (sepuluh) siswa putus sekolah tahun pelajaran 2022-2023.
Hal tersebut terungkap pada saat gelaran rapat dinas antara Kepala SMAN Terbuka 1 Sakra dengan struktur pengelola, guru, wali kelas, penanggungjawab Tempat Kegiatan Belajar (TKB) dan siswa. Kegiatan yang dihelat di Mushalla SMAN 1 Sakra dilangsungkan pada hari Kamis, 22-9-2022.
Kepala SMAN Terbuka 1 Sakra Sugeng, S.Pd saat memberikan arahan lebih menekankan pada pemahaman semua pihak terutama penanggungjawab TKB dan siswa terkait sistem dan proses pelaksanaan PBM. Dalam penjelasannya, Sugeng menyinggung peran serta siswa dalam mendukung peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) daerah dari Provinsi sampai Kabupaten bisa ditingkatkan dengan penyelenggaraan SMA Terbuka. "IPM NTB otomatis naik jika siswa putus sekolah tertangani." Jelasnya
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Anwar Syuhudi,M.Pd saat memberikan penjelasan teknis terkait PBM di masing-masing TKB, bahwa PBM untuk SMA Terbuka dilonggarkan namun tetap haru menempuh 16 mata pelajaran (mapel) dibagi 1 kali per bulan untuk masing-masing mapel diterima siswa ditambah juga dengan kegiatan/program proyek atau life skil yang menjadi fokus utama PBM nantinya. lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa ini adalah peluang terbuka bagi siswa putus sekolah dengan maksimal usia 24 (dua puluh empat) tahun. Harapan program agar siswa SMA Terbuka memiliki keterampilan khusus untuk jadi modal Pengembangan ekonomi dan sosialnya.
Pria yang menjabat Pelaksana Harian dalam susunan pengelola SMAN Terbuka 1 Sakra banyak menjelaskan beberapa kelebihan SMA terbuka seperti, Waktu PBM bisa disesuaikan dengan mengambil waktu sore hari, PBM 2-3 hari per minggu, mendapatkan ijazah SMA, mendapatkan bantuan yang memenuhi syarat dan yang pasti gratis.
SMAN Terbuka 1 Sakra akan menggelar PBM di 3 TKB yaitu TKB moyot, TKB Sepit dan TKB Pandan Wangi. Adapun siswa kelas X yang akan mengikuti PBM sebagian besar berasal dari 4 kecamatan yaitu Sakra, Sakra Barat, Keruak dan Jerowaru. (*)