ADA APA..? DI BANYAK SEKOLAH/MADRASAH JUARA KELAS DIMONOPOLI SISWA PUTRI
Sepit ( desasepit.web.id ) - Sungguh mengherankan banyak pihak dan fenomena apakah di balik penamatan atau kenaikan kelas di akhir tahun pelajaran 2021/2022 ini, perengkingan kelas nyaris tak ada siswa putra menjadi juara kelas.
Salah satu contoh, pada momen penamatan siswa kelas III Tsanawiyah dan Aliyah yang diselenggarakan YPP Al-Amin NW Sepit 25 Mei 2022 lalu, juara I hingga juara IV untuk jurusan IPA semuanya disabet siswa putri. Hanya satu yang putra dari jurisan IPS, itupun hanya sekedar juara IV. Sedangkan untuk MTs dari dua kelas yang tamat juara I hingga juara IV disapu habis oleh siswa putri.
Kejadian ini terulang lagi pada momen kenaikan kelas untuk kelas I dan II. Di madrasah Aliyah NW Sepit yang menyelengarakan pembagian raport dan kenaikan kelas Kamis (23/6/2022) total juara kelas digondol siswa putri.
Sedangkan MTs NW Sepit yang menyelenggarakan pembagian raport dan kenaikan kelas Sabtu (25/6/2022) tercatat juara kelas dari juara I hingga IV sebanyak 15 siswa yang mendapat juara, 10 orang siswa putri sabet juara, hanya 5 orang putra yang bisa masuk rangking (juara kelas).
Menurut penuturan beberapa guru MTs dan MA NW Sepit yang kebetulan mengajar juga di sekolah lain menyebutkan, ternyata fakta ini tidak hanya terjadi di Sepit saja, di sekolah/madrasah lain juga kejadiannya sama, Juara kelas didominasi siswa putri. Fenomena ini katanya, tidak hanya terjadi tahu pelajaran 2021/2022 saja, namun dari tahun ketahun yang sudah lewat juga kejadiannya seperti ini.
Dari kajian literasi tim redaksi desasepit.web.id melalui berbagai sumber, fenomena seperti ini merupakan kejadian lazim karna biasanya disemua sekolah jumlah siswa cenderung lebih banyak yang wanita, juga siswa putri lebih fokus dalam memperhatikan dan memikirkan pelajaran terlebih bagi siswa yang menginjak masa remaja.
Selain itu, siswa putra lebih banyak aktivitas di luar dari pada siswa putri yang sudah barang tentu akan lebih membagi pemikkran dan perhatiannya kepada banyak hal. Sedangkan putri tensi berdiam di rumah lebih banyak sehingga kesempatan untuk mengulangi pelajaran tentu lebih sering.