Pererat Silaturrohmi, YPP Al Amin NW Sepit Gelar Pengajian Halal Bihalal
Pewarta: Muhammad Rizuwan Arsyad
Editor: Muhammad Hardi Putrawan
Sepit, (desasepit.web.id) - Pasca Lebaran, Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Amin NW Sepit gelar acara pengajian halal bihalal yang diselenggarakan di lingkungan Madrasah Aliyah NW Sepit pada Jum'at, 6 Mei 2022.
Acara halal bihalal yang dihajatkan juga untuk menyambung silaturrahmi itu dihadiri oleh semua dewan guru, semua siswa dan jama'ah yang berada di sekitar lingkungan yayasan.
L.M. Kamil AB selaku Ketua Harian YPP Al Amin NW Sepit mengatakan acara halal bihalal tersebut juga sebagai ajang silaturrahmi antara masyarakat dengan yayasan.
"Semoga dengan acara ini kita semua warga di Desa Sepit ikhlas untuk saling memaafkan," ucapnya.
Pengajian diisi oleh TGH. Saiful Bahrudin Nasir, QH., As-saulaty. Dalam tausiahnya beliau mengatakan acara halal bihalal semacam itu hanya ditemukan di Lombok, karena sudah menjadi budaya.
Acara halal bihalal menjari momen untuk bersialturrohmi, silaturrohmi memang tidak mengenal batas, ataupun tidak hanya dilakukan pada momen lebaran saja.
Ada tiga cara dan jenis silaturrohmi yang disampaikan, yakni pertama, silaturrohmi antar sesama dengan cara bertemu langsung dan berjabat tangan, ke dua, silaturrohmi melalui online, dan ke tiga, silaturrohmi dengan keluarga yang sudah meninggal dengan cara datang ke kubur lalu mendo'akannya.
Pada momen yang fitrah (suci) ini, diharapkan semua ummat manusia kembali dalam keadaan fitrah. Adapun amalan-amalan atau ibadah yang dilakukan pada bulan puasa kemarin, dapat diteruskan dan ditingkatkan di bulan-bulan berikutnya.
Selain itu, tuan guru juga menyampaikan beberapa keutamaan bagi yang hadir di majlis ta'lim. Diantaranya, yakni orang yang menghadiri majlis ta'lim meskipun tidak bawa alat tulis ataupun tidak menulis sekalipun, masih lebih baik dari orang yang memerdekakan seribu budak. Muslim yang bersilaturrohmi dengan berjabat tangan juga dikatakan bisa terhindar dari sifat hasad, dendam, dan dengki.
Terakhir, beliau menyarankan supaya pada moment silaturahmi itu juga dapat dimanfaatkan untuk saling intropeksi diri sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya.