PPKM Longgar, Kegiatan Masyarakat di Bulan Ramadhan Berangsur Pulih
Pewarta : Apriwulan Adhari
Editor : Muhammad Hardi Putrawan
Sepit, (desasepit.web.id) - Semenjak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mencapai herd immunity (kekebalan massal, red) dalam menanggulangi pandemi covid-19 yang melanda dunia selama kurang lebih dua tahun, Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang awalnya ketat kini sudah mulai longgar.
Seiring dengan longgarnya PPKM tersebut, kegiatan masyarakat terutama pada bulan Ramadhan 1443 H mulai berangsur pulih.
Hal itu terlihat dari beberapa kegiatan masyarakat ataupun pemuda yang sebelumnya dilakukan dengan Protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, kini sudah mulai normal.
Khusus pada bulan ramadhan, berbagai kegiatan keagamaan ataupun kegiatan masyarakat secara umum kini sudah mulai dilakukan dengan normal.
Berdasarkan pantauan pewarta media ini, di setiap masjid dan mushalla yang berada di wilayah Desa Sepit melaksanakan shalat tarawih dengan normal. Selain itu kegiatan pemuda untuk mengisi dan menyemarakkan bulan Ramadhan juga mulai diselenggarakan.
Salah satu yang menyelenggarakan kegiatan tersebut adalah remaja masjid Jami'ul Mujtahidin Sepit. Berbagai kegiatan lomba yang megundang masa berkerumun mulai diadakan.
Bukan hanya itu, Remas Sepit juga ramai-ramai membangunkan warga sahur dengan perkusi, yakni dengan menggunakan alat-alat unik seperti piring, botol, seng, bedug, dan peralatan lainnya. Kadang juga beradu kebolehan dengan remas lainnya. Semakin ramai dan meriahlah Ramadhan kali ini.
"Kegiatan ini merupakan bentuk gerakan baru setelah sempat vakum selama pandemi melanda," kata Ketua Remas Jami'ul Mujtahidin Sepit, M. Rizuan Arsyad.
Kegiatan lainnya juga adalah mengadakan acara peringatan Nuzulul Qur'an. Hampir semua masjid dan mushalla di Desa Sepit mengadakannya yang juga membentuk kerumunan.
Kondisi longgarnya PPKM ini juga dimanfaatkan oleh para pemuda di Desa Sepit yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna "Mercusuar" Sepit.
Tak tinggal diam, Punggawa KT Mercusuar Sepit gerak cepat mengadakan kegiatan semarak ramadhan dengan nama Festival Ramadhan yang diisi dengan beberapa mata lomba. Seperti lomba karaoke islami, takbiran, karya tulis jurnalistik, dan ditutup dengan karnaval malam 1 syawal.
Tak tanggung-tanggung, pada acara pembukaan Festival Ramadhan itu dihadiri oleh Camat Keruak, Ahmad Subhan dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur, Muhammad Nursandi.
Acara Festival Ramadhan itu berlangsung selama 4 hari berturut-turut, mulai dari tanggal 26 April sampai 1 Mei atau malam 1 Syawal 1443 H.
Longgaran PPKM pada Ramadhan ini membuat suasana puasa kali ini menjadi lebih hidup dan berwarna. Bak oase di padang pasir sebagai pelepas dahaga setelah sekian lama haus berkegiatan.
Harapannya, para pemuda bisa terus berkarya tanpa ada batasan, termasuk oleh pandemi. Berkah Ramadhan Suci.