Kades Hasmawadi "Ngayo" Ke Ketua BPPD Lombok Timur
Oleh : Muhammad Rizuwan Arsyad
Editor : Abian Zayn
Sepit_desasepit.web.id. Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi melakukan kunjungan ke Kantor Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (23/04/2022) malam. Kedatangan Kades Hasmawadi beserta rombongan ini, guna melakukan audiensi dalam hal bagaimana membangun wisata.
Pada kunjungan tersebut ia didampingi oleh Ketua Karang Taruna Mashuri, Wakil Ketua BPD Khairul Hadi, beserta Pembina Karang Taruna L.M Kamil AB.Langkah audiensi ini juga merupakan bentuk keseriusan setelah terpilihnya Desa Sepit menjadi salah satu desa wisata di Lombok Timur.
Dalam kesempatan tersebut,di depan Ketua BPPD Lotim Muhammad Nursandi, Kades Hasmawadi menjelaskan bagaimana progres pembangunan destinasi wisata di Desa Sepit yang sudah mulai ia bangun akhir tahun 2021.
"Destinasi ini kami bangun di lokasi tanah pecatu yang di Dusun Beloam. Luasnya kurang lebih 1 hektar 85 are," bebernya.
Lebih lanjut, Kades yang karib disapa Rico ini mengutarakan niatnya untuk membangun Desa Sepit menjadi desa yang terkenal dengan wisatanya.
Mendengar penyataan Kades Hasmawadi, Ketua BPPD Lombok Timur Muhammad Nursandi dalam diskusi itu mengatakan bidang pariwisata saat ini tidak melulu membutuhkan sumber daya alam (SDA) yang luar biasa indah.
"Tidak perlu merancang hal yang muluk-muluk, sederhana saja tapi berkesan," sarannya.
Ia juga menyarankan, pengembangan desa wisata tidak mesti harus SDA yang ada di wilayah tersebut. Namun, destinasi wisata buatan juga menjadi alternatif lain. Bahkan sudah mulai dikembangkan dan berhasil dibeberapa tempat di Lombok Timur.
Apabila nantinya destinasi wisata yang dibangun sudah selesai dibangun, lanjut Nursandi pihaknya siap membantu mempromosikan, baik di dalam maupun ke luar daerah.
"Promosi ini tidak cukup dengan kami di sini (BPPD, red), tapi dukungan semua pihak. Termasuk karang taruna,lembaga desa lainnya bahkan peranan masyarakat," jelasnya.
"Bila perlu di lokasi wisata desa ini nanti buatkan dia Homestay. Sehingga nanti para wisatawan dari jauh bisa menginap," tutupnya. (*)