Pewarta : Muhammad Sulhan Hadi
Editor : Muhammad Zainuddin
Sepit,-(desasepit.web.id)- Pemerintah Desa (Pemdes) Sepit nampaknya kini mulai serius menangani persoalan pajak. Pasalnya, tahun ini Pemdes Sepit menargetkan tinggi soal pajak. Yakni 90 persen pajak untuk warga yang berdomisili di Desa Sepit.
Bahkan bukti keseriusan tersebut, mulai awal Maret ini secara reguler lima petugas pemungut Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan mengunjungi setiap wajib pajak. Baik itu pajak bangunan dan perkarangan, juga pajak tanah pertanian dan perkebunan.
Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi Minggu lalu telah mengumpulkan lima petugas pajak di ruang kerjanya. Dalam arahannya, ia meminta petugas yang telah ditunjuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya, agar target maksimal bisa diraih secepatnya.
"Saya harap Desa Sepit bisa selesai target minimal 90 Persen dan paling cepat di Kecacaman Keruak," harapnya
Lebih lanjut pria yang karib disapa Bang Rico ini bahkan menjanjikan bagi petugas yang mampu menyelesaikan targetnya akan diberikan reward. Hal ini sebagai motivasi kepada petugas pemungut pajak untuk serius menjalankan tugasnya.

Siap-Siap, Petugas Pemungut Pajak akan mendatangi rumah wajib pajak yang bermukim di Desa Sepit
"Nanti kita siapkan (reward, red)," pungkasnya.
Perlu diketahui, tahun ini petugas pemungut pajak berbeda dengan tahun lalu. Demi memenuhi target tersebut, Pemdes menugaskan semua pekasih yang ada di Desa Sepit. Para pekasih ini nantinya akan melakukan jemput bola ke setiap rumah wajib pajak.
Kelima pekasih tersebut adalah Zulhakim, H. M. Sataruddin, Bakar, Mardiah dan Saharuddin. Kalau tahun 2021 petugas pemungut pajak hanya diemban oleh H. M. Sataruddin saja.
Ditemui sesaat setelah selesai dikumpulkan kepala desa sekaligus menerima SPPT sesuai blok tugasnya, Zulhakim mewakili petugas pemungut pajak siap melaksanakan tugas tersebut dan meminta agar pendukung kerja petugas di lengkapi oleh pemerintah desa. Sperti tas, polpen, buku dan mungkin steples untuk memudahkan kerja di lapangan sekaligus bisa dilengkapi dengan tanda pengenal dan tugas.
"Tugas ini kami akan laksanakan dengan sebaik-baiknya," janjinya.