Pewarta : Muhammad Hardi Putrawan
SEPIT, (desasepit.web.id) - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sepit, Kec. Keruak mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Jaringan Desa Wisata (Jadesta) dan Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022 pada Rabu, 16 Maret 2022 di Destinasi Wisata Embulan Borok, Desa Wisata (Dewi) Anjani.
Ket. Foto : Kepala Dinas Pariwisata Lotim Dr. Mugni (tengah berdiri) saat memberikan pengarahan ke peserta sosialisasi Jadesta dan ADWI
Kepala Dinas Pariwisata Lotim Mugni selaku penyelenggara, dalam pengarahannya mendorong semua desa wisata yang sudah diberikan Surat Keputusan (SK) untuk serius mengelola wisata di desanya.
Bentuk keseriusannya itu, lanjutnya, minimal desa wisata yang sudah di SK kan itu ikut terdaftar di Jadesta. "Kalau ada desa wisata ini yang belum terdaftar sampai akhir bulan Maret ini, status Desa Wisatanya itu akan kita hapus dan akan digantikan dengan desa yang lain," tegasnya.
Dirinya menargetkan dari 91 desa wisata yang sudah di SK kan menjadi Desa Wisata di Lombok Timur itu, ditargetkan sebanyak 60 persen yang akan masuk di Jadesta, yakni sebanyak 55 desa.
Menurutnya, mengelola wisata itu adalah perkara bagaimana bikin betah orang-orang (wisatawan) untuk menikmati suguhan sampai uang yang dibawa habis dibelanjakan di tempat wisata tersebut.
Namun yang tentu harus diperhatikan dalam mengelola wisata adalah dengan melestarikan alam, kokohkan budaya, dan taati norma. Selain itu, sebagaimana jargon yang dimikili Lotim yakni harus BISA, Bersih, Indah, Sejuk, dan Aman.
"Yang paling penting yang harus diperhatikan adalah Kebersihan," tutupnya.