Pewarta : Muhammad Sulhan Hadi
Editor : Muhammad Hardi Putrawan
SEPIT, (desasepit.web.id) - Dua pemuda atas nama Muhammad Nasrullah dan Muhammad Rial Fahmi asal Jeraen, Dusun Kebon Jeruk, Desa Sepit berhasil menciptakan produk sabun cuci piring yang diberikan label "Monesh".
Produk untuk kebutuhan rumah tangga itu mereka ciptakan dalam bentuk cairan berwarna hijau dengan satu tetes saja busanya sudah banyak.
Dua pemuda yang akrab disapa Rul dan Rial itu mulai menginisiasi pembuatan produk tersebut sejak november tahun 2021 lalu. Meskipun baru produksi pertama, ke dua pemuda yang saat ini tengah duduk di bangku kuliah di Universitas Hamzanwadi Pancor itu terus melakukan kajian dan analisis pasar.
"Kami yakin dan optimis, ke depan produk ini bisa laku di pasar, karena merupakan kebutuhan pokok rumah tangga," kata Rul saat dihubungi via WhatsApp pada Sabtu, 5 Februari 2022.
Untuk biaya produksi sendiri, Rul dan Rial mengaku masih urunan bersama dengan teman-temannya. Ke depan ketika produknya sudah diminati pasar, tidak menutup kemungkinan akan melibatkan pihak ke tiga, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) misalnya.
"Untuk harga, satu botol dengan ukuran 450 mililiter kami bandrol dengan harga Rp 7 ribu, cukup terjangkau kok," katanya.
Bukan hanya bisnis semata, tujuan mereka menciptakan produk tersebut juga untuk membantu menggerakkan ekonomi di rumahnya di Jeraen, Dusun Kebon Jeruk, Desa Sepit, terutama untuk ekonomi pemuda.
Sementara itu, Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi mengapresiasi hasil inovasi Rul dan Rial. Kades yang menjabat belum genap setahun itu juga mendukung supaya, produk tersebut bisa diakomodir dan dikembangkan oleh BUMDes "Sinar Sejahtera" Sepit, Kecamatan Keruak, Lotim.
Untuk diketahui, kondisi BUMDes sendiri tengah diupayakan untuk dinormalkan kembali pasca vakum untuk beberapa bulan terkahir. Hasmawadi juga berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga Pemerintah Desa bisa berbuat lebih banyak untuk pemberdayaan masyarakat, terutama pemuda.