Pewarta : Muhammad Rizuwan Arsyad
Sepit_(desasepit.web.id). Sejumlah warga terlihat begitu antusias menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Aula Kantor Desa, Jumat (25/2/2022) kemarin. Jika pada penyaluran sebelumnya, masyarakat menerima bantuan dalam bentuk sembako, kali ini masyarakat menerima dalam bentuk tunai.
Kasi Kesejahteraan Desa Sepit Agus Adhariadi menerangkan, perubahan pola penyaluran ini untuk memberikan keluasaan bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal ini sesuai Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Kemensos.
"BPNT yang ditunaikan kali ini berlaku dalam jangka satu tahun ke depan," terangnya.
Pada penyaluran tahap pertama ini, lanjut Agus jumlah KPM sebanyak 191 KK. Nominal yang diterima perbulan sebesar Rp 200.000. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat penerima betul-betul bisa memanfaatkan dengan bijak.
"Bantuan ini didapatkan per triwulan (tiga bulan, red). Sehingga diharapkan bisa di manfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat," harapnya.
Keterangan Foto : Suasana KPM memadati Kantor Desa Sepit
Sementara itu, salah seorang KPM asal Dusun Kondok Rohani mengaku menyambut positif kebijakan baru BPNT diberikan secara tunai. Menurutnya, karena bisa dipakai untuk keperluan yang dibutuhkan.
"Kan kebutuhan orang berbeda-beda. Kalau uang bisa kita belanjakan sesuai kebutuhan," ungkapnya.
Perlu diketahui, BPNT sebelumnya dibagikan dalam bentuk sembako berupa beras, telur dan biji kacang.
Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi berharap, apapun bentuk bantuan BPNT, masyarakat yang menerima bantuan ini bisa memanfaatkan dengan baik. Ia meminta selama masa pandemi ini, masyarakat khususnya di Desa Sepit lebih berhemat. (*)