Sekretaris Camat Keruak Suhirman,SH (Baju batik ungu tengah) didampingi Sekretaris Desa Sepit Muhammad Sulhan Hadi (Bati merah marun) saat menghadiri pengajian akbar dalam rangka Hari MIlad (Hamid) ke-2 Yayasan Ribath Al-Umm NW Lokon
Dua Tahun Kiprah Yayasan Ribath Al Umm NW Lokon Cerdaskan Anak Bangsa
Pewarta: Muhammad Sulhan Hadi
Editor: Muhammad Hardi Putrawan
Sepit, (desasepit.web.id) - Yayasan Ribath Al Umm NW Lokon Desa Sepit Kecamatan Keruak kini merayakan Hari Milad (Hamid) ke dua nya. Gelaran Hamid ke dua kali ini nampak lebih meriah dari Hamid sebelumnya.
Dalam sambutan yang disampaikan pada acara puncak berupa pengajian akbar pada Ahad, 4 Desember 2022, Ketua Yayasan Darmawan memaparkan beragam rangkaian acara Hamid ke dua ini. Untuk lebih meriahnya, sebelum acara puncak, diawali dulu dengan beragam lomba dan konvoi alegoris. Setelah itu juga masih ada ziarah makam, yakni ke makam TGH. Sibawaihi Mutawalli, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid, dan terakhir ke makam Selaparang.
Ustaz Darmawan (Ketua Yayasan) saat memberikan sambutan pada acara Hamid ke-2 Yayasan Ribath Al Umm NW Lokon
Pada pelaksanaannya, meskipun terdapat beberapa kendala yang dihadapi, tidak lantas membuat semangat menjadi surut. Sebaliknya, justru kendala itu menjadi pemompa semangat untuk menyukseskan acara perayaan Hamid ke dua tersebut.
Selain santri dan santriwati, jama'ah juga terlihat antusias mengikuti kegiatan demi kegiatan. Nampak pada konvoi alegoris, jama'ah tua muda mengikutinya dengan cukup antusias. Hujan yang sempat turun, tidak membuat semangat jama'ah surut, tapi tetap mengikutinya sampai selesai.
Pada acara puncaknya, banyak tokoh juga nampak hadir, mulai dari tokoh masyarakat, sampai tokoh pemerintah. Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kecamatan Keruak, Suhirman, mewakili pemerintah mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Ribath Al Umm. Menurutnya, eksistensi yayasan seperti Ribat Al Umm sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia menekankan kepada santri dan santriwati untuk sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Ia juga berpesan supaya terus menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, bukan hanya sampai tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tapi juga kalau bisa harus sampai ke perguruan tinggi.
"Yang paling penting adalah utamakan adab di atas ilmu," pesannya.
Selanjutnya Pengajian langsung disampaikan oleh TGM. Sopiandi Adnan, QH., LC., MH Sebagai pendiri Yayasan Ribath Al Umm NW Lokon. Sejatinya pengajian akbar tersebut akan dihadiri dan diisi oleh tuan guru undangan lain, seperti Sekretaris Jendral (Sekjen) PBNW Prof. TGH. Fahrurrozi Dahlan, dan TGH Adnan Muharis. Namun ada sesuatu dan lain hal, tuan guru undangan khusus itu tidak bisa hadir.
Tuan Guru Muda alumni Yaman ini dalam tausiahnya mengatakan yang terpenting adalah dengan kehadiran semua jama'ah menjadi penyemangat tersendiri sebagai pembina dan pengurus. Kiprah Ribath Al Umm hingga usia 2 tahun itu mendapat kebarokahan, berguna bagi sesama dan mendapat kemuliaan dari Allah SWT.
Disampaikan, tanda orang dimuliakan oleh Allah adalah dengan adanya Himmah atau semangat. Semangat dalam beribadah kepada Allah SWT, memperjuangkan agama melalui dakwah seperti menghidupkan lingkungan kita dengan Al-Qur'an, menyiapkan wadah untuk pembinaan generasi Qurani.