Pewarta: Muhammad Hardi Putrawan
SEPIT, (desasepit.web.id) - Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) Mushalla Darul Abror Berung, Desa Sepit, menggelar acara tasyakkuran "Bekarah" pada Kamis malam, 27 Januari 2022.
"Bekarah" sendiri merupakan acara yang biasa dilakukan untuk anak didik yang sudah menamatkan membaca Iqro' dan atau Al Qur'an. Acara tersebut dihajatkan supaya diberikan keberkahan dan diberikan pemahaman yang utuh tentang Al Qur'an oleh Allah SWT.
Hadir dalam acara tersebut, TGH Zulkarnain atau yang bernama lengkap TGH Zulkarnain Al-Musanip, Q.H., Lc., dalam nasihatnya menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan keutamaan membaca Al Qur'an.
Dikatakan, Al Qur'an merupakan kalam Allah yang jika dibandingkan dengan kalam-kalam yang lain, laksana perbandingan Allah dengan hambaNya.
Membaca Al Qur'an lanjut beliau, merupakan satu-satunya amalan yang akan dibawa sampai ke surga. Tidak ada satu amalan pun yang akan dibawa ke surga melainkan membaca Al Qur'an. Hatta itu shalat, puasa, zakat, dan ibadah haji ke Makkah.
Dikatakan juga keluarga Allah SWT di dunia adalah ahli Al Qur'an, ahli Al Qur'an yang dimaksud, terang beliau, bukan hanya orang yang pandai dan mahir dalam menguasai Al Qur'an, orang yang sedang belajar dan tetap istiqomah belajar juga tergolong ahli Qur'an juga merupakan keluarga Allah SWT di dunia.
"Adik-adik yang sekarang sedang belajar membaca Al Qur'an di sini juga termasuk keluarga Allah SWT," ucap Tuan Guru lulusan Al Azhar Mesir itu.
Dilanjutkan, belajar membaca Al Qur'an merupakan awal dari belajar ilmu agama. Ilmu agama juga merupakan pondasi atau dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang dalam menjakankan hidup di dunia. Karena pemahaman tentang ilmu agama yang utuh menentukan kelurusan hidup yang dijalani.
"Sekarang banyak kita lihat di media-media, ada orang atau tokoh yang sudah bergelar justru menjadi biang keributan di tengah masyarakat karena ucapannya, itu erat kaitannya dengan pemahaman ilmu agama. Makanya serahkan anak kita mengaji pada guru-guru yang sanad keilmuannya nyambung sampai ke Nabi," nasihat beliau.
Membaca Al Qur'an juga akan menjadi syafaat kepada pembacanya di dalam qubur kelak ketika sudah meninggalkan dunia yang fana ini.
TGH Zulkarnain berpesan kepada orang tua murid supaya menyerahkan anak-anaknya belajar mengaji dengan niat yang tulus ikhlas. Orang tua juga harus mendukung anaknya lahir bathin, termasuk dengan materi.
"In sya allah jika sudah ikhlas menyerahkan anak-anak kita mengaji agama, Allah akan meninggalkan kita perasaan yang berkecukupan, dan dimudahkan dalam mendapatkan rezeki," ujar beliau.
Terakhir, beliau menasihati anak didik di TPQ yang sedang "bekarah" untuk tetap semangat dan istiqomah belajar Al Qur'an sampai bertemu dengan Allah SWT (meninggal dunia). Beliau juga berharap anak didik di TPQ ada yang menjadi ahli Qur'an.
"Jangan lupa juga, sebagai murid kita harus tetap bersama dengan guru, dengan belajar agama juga, mudah-mudahan semua urusan kita diberikan kemudahan oleh Allah SWT, amiin," tutup beliau.
Acara kemudian dilanjutkan dengan zikir dan do'a, dan kemudian ramah tamah.