Pewarta: Muhammad Sulhan Hadi Editor: Muhammad Hardi Putrawan
SEPIT, (desasepit.web.id) - Memasuki tahun 2022, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Waes Al Qorni sudah menentukan skala prioritas programnya yang bersumber dari dana Aspirasi.
Program yang akan dilakukan masih terfokus pada pembangunan fisik. Hal itu dilakukan, untuk melanjutkan program tahun 2021 yang belum rampung dikerjakan. Ada juga beberapa yang mengawali.
Dikatakan, dari semua program tersebut kebanyakan berlokasi di Desa Sepit, dan sebagiannya di desa lain.
"Anggaran saya tahun ini prioritas di Desa Sepit," katanya saat ditemui di kediamannya pada Selasa, 11 Januari 2021.
Berikut program Dana Aspirasi tahun 2022 yang akan dikerjakan di Desa Sepit:
1. Jalan lapen Pengampong Daye ke Pengampong Lauk dengan nilai anggaran Rp 200 Juta,
2. Jalan Lapen Tengeh Sembah menuju Kuburan dengan nilai anggaran Rp 200 Juta,
3. Penataan Jalan Lingkungan Montong Aur- Mengkuwuk dengan nilai anggaran Rp 200 Juta,
4. Jalan Lapen Sepit Lauk dengan jumlah anggaran Rp 100 Juta,
5. Penataan jalan lapen Berung-Jeraen dengan anggaran Rp 200 juta,
6. Paket pekerjaan Sumur Bor Wilayah Lokon dengan anggaran Rp 200 Juta,
7. Pemasangan granit lantai Masjid Asasul Jihad Lokon dengan anggaran 100 Juta Rupiah,
8. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan total anggaran Rp 100 Juta,
9. Hibah bansos dengan total biaya Rp 300 Juta.
Sementara programnya yang di desa lain antara lain:
1. Desa Jero Gunung mendapatkan program pembangunan jalan lapen,
2. Desa Setungkep Lingsar berupa pembukaan jalan baru, dan
3. Desa Batu Putik mendapatkan program satu paket pembangunan sumur bor.
Terpisah, Kepala Desa Sepit Muhammad Hasmawadi menyambut baik serta mengapresiasi program yang dicanangkan oleh Waes Al Qorni di Desa Sepit tersebut.
"Mewakili pemerintah Desa Sepit, kami ucapkan terimakasih banyak kepada bapak Dewan kita yang telah mengurangi beban Pemerintah Desa dalam pengerjaan pembangunan fisik," ucapnya.
Menurutnya, keuntungan memiliki dewan di desa, bisa sangat membantu permasalahan infrastruktur terutama di tengah pandemi seperti ini.
"Setiap tahun, Desa Sepit mendapatkan program khusus dari Pak Waes Al Qorni lebih dari Rp 1 miliar, bahkan mendekati Rp 2 miliar," tandasnya.