Oleh: Hardy Mohamad
SEPIT, (desasepit.web.id) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Lombok Timur tengah melaksanakan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di beberapa kecamatan di Lombok Timur. Pada Rabu (27/10) siang tadi, Musyawarah Kecamatan DPD II Partai Golkar dilaksanakan di Kecamatan Keruak.
Muscam Keruak Partai Golkar yang dipusatkan di Desa Sepit itu menghadirkan pentolan-pentolan penting pada kepengurusan inti DPD II P. Golkar Kabupaten Lombok Timur, diantaranya Ketua H. L. Hasan Rahman, Sekretaris, H. L. Ridwan, dan beberapa jajaran kepengurusan DPD II P. Golkar Lotim lainnya.
Dalam pengantar yang disampaikan, Ketua DPD II P. Golkar Lotim H. L. Hasan Rahman menerangkan Musyawarah Kecamatan tersebut dilakukan untuk memilih dan sekaligus melantik Pimpinan Kecamatan (PK) P. Golkar Kecamatan Keruak yang akan dipilih pada Muscam tersebut. Selain itu, muscam P. Golkar juga bertujuan untuk mengevaluasi struktur kenggotaan dan program kerja P. Golkar di Kecamatan Keruak.
"Kerja-kerja partai harus digerakkan dengan cepat, dan tepat. Kita juga harus mengevaluasi struktur kepengurusannya, jangan sampai gemuk personelnya, tapi lamban dalam bekerja," ucapnya.
Hasan Rahman berpesan supaya muscam tersebut dapat dilaksanakan sebagaimana musyawarah yang sebenarnya. Hal itu penting dilakukan untuk kesolidan kerja-kerja Partai Golkar di Kecamatan Keruak ke depannya. Ia mewanti-wanti jangan sampai setelah Muscam selesai anggota P. Golkar dibawah akan pecah membawa gerbong masing-masing, tidak satu suara, sehingga tujuan untuk memenangkan P. Golkar gagal dimenangkan khususnya di Kecamatan Keruak.
Kemudian maju sebagai calon tunggal, Ahmad Rasyidi berhasil terpilih menjadi Pimpinan Kecamatan Partai Golkar setelah diberikan persetujuan oleh anggota yang hadir mewakili Pengurus Desa Partai Golkar se-Kecamatan Keruak.
Dalam orasi politik yang disampaikan, Ahmad Rasyidi menceritakan riwayat politiknya di Partai Golkar dari mulai menjadi Pengurus di Desa sejak zaman Orde Baru dulu, sampai terpilih sebagai Pimpinan di Kecamatan Keruak.
Ahmad Rasyidi tidak ingin muluk-muluk dalam membuat program kerja ke depannya, ia berharap dalam setiap musyawarah partai di tingkat bawah, jajaran pimpinan di Kabupaten juga supaya ikut turun membantu.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pandangannya terhadap Politik dewasa ini. Kesan masyarakat pada politik hari ini adalah identik dengan licik, dan transaksional. Menurutnya, pola pikir masyarakat terhadap politik yang seperti itu harus dihentikan, karena politik yang sebenarnya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, dan sebagai wadah untuk memperjuangkan hak dalam rangka untuk kesejahteraan rakyat.
"Ke-depannya kerja partai (Golkar,red) di tingkat bawah harus fokus pada penyelenggaraan pendidikan politik di masyarakat," tutupnya. (*)