Sepit, -(http://desasepit.web.id)- Bertempat di Aula Kantor Desa Sepit, Pengurus Karang Taruna "Mercusuar" melaksanakan diskusi umum bersama organisasi kepemudaa (OKP) yang ada di Desa Sepit. Dalam sambutan sekaligus pengantar rapat, Ketua Karang Taruna "Mercusuar Desa Sepit Masyhuri, S. Pd. Menyampaikan tujuan pertemuan ini adalah pertama pemuda menyampaikan unek unek atau aspirasi pemuda selama ini yang masih terpendam. Kedua adalah untuk menjalin komunikasi dan koordinasi bersama semua elemen pemuda di Desa Sepit. Lebih lanjut beliau menyampaikan "Mari bersama sama membangun desa dan bernaung Di bawah 1 organisasi legal formal kepemudaan desa yaitu di Karang Taruna. Karang Taruna adalah wadah kepemudaan yang sangat dikenal oleh pemuda, namun banyak pemuda yang merasa belum dilibatkan dalam pergerakan pemuda. Setelah mengenal lembaga lembaga yang ada Di desa maka kita akan bersama sama bergerak di wadah kepemudaan ini.
Banyak anggapan pemuda merasa tidak pernah diajak atau dilibatkan, padahal semua jiwa yang berumur 11 - 45 tahun adalah anggota Karang Taruna. Semua pemuda yang ada Di desa merupakan bagian dari Karang Taruna. Memupuk persaudaraan dalam satu wadah Karang Taruna. Sehingga nanti ada yang menyambung estafet kepengurusan Karang Taruna yang lebih baik lagi.
Turut hadir tokoh pemuda L. M.Kamil Abu Bakar, yang dalam sambutannya " Desa Sepit adalah desa yang berprestasi dari segi kepemudaan, Pemerintah desa membuat penganggaran kepemudaan jelas untuk 1 (satu) tahun. Sehingga kegiatan semua organisasi desa bisa di cover dengan penganggaran yang ada Di Karang Taruna. Untuk membentuk pemilihan pengurus Karang Taruna, dengan melibatkan semua elemen pemuda yang ada di desa. Tanggung jawab moral pembinaan Pengurus Karang Taruna kepada lembaga kepemudaan yang ada. Nyambung juga dengan seksi kepemudaan di LKMD sebagai muara dari semua kelembagaan pemuda di desa. Memperbanyak kegiatan kegiatan pemberdayaan. Harapan beliau juga dalam dinamika politik desa pemuda mampu melakukan peran kontrol oleh pemuda kepada pemerintah desa. Potensi kita sangat luar biasa, mampu mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah seperti desa maju lainnya yang ada Di Lombok Timur.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi aktif dari peserta.