oleh: M. Rizuwan Arsyad dan Masyhuri
Sepit, (desasepit.web.id)- Keluhan pemuda dari tahun ke tahun mengenai pembangunan gedung pusat belajar (perpustakaan) dan latihan (serbaguna) di Desa sepit sudah nampak titik terang, pasalnya tahun 2021, gedung sebagai wadah pemuda dan masyarakat mengekspresikan diri itu akan terealisasi.
Sekretaris Desa Sepit, M Sulhan Hadi ketika ditemui diruang kerjanya sebtu (28/11) lalu mengaku pembangunan yang membutuhkan biaya ratusan juta rupiah itu telah dianggarkan. "Insyaallah kita mulai kerjakan tahun 2021 ini," ungkap mantan kepala perpustakaan desa ini.
Sekdes yang pernah jadi guru di madrasah Tsanawiah Sepit ini melanjutkan, gedung ini akan lebih fokus pada kebutuhan anak muda desa, meskipun begitu tidak berarti tidak bisa diakses oleh golongan tua. "Semua masyarakat akan terakomodir, tapi pemudanya memang yang diutamakan, karena mereka yang masih super aktif dan kemajuan desa sepit bergantung pada pemudanya," beber pria betanak 3 ini.
Lebih lanjut beliau menjelaskan di dalam gedung itu akan dibuat satu sampai tiga len, diantaranya len futsal, len badminton, len takraw, meskipun begitu di dalam gedung itu juga akan didesign sebagai tempat belajar juga sebagai penunjang upaya peningkatan SDM dalam bidang literasi dan pemberdayaan (UMKM).
Juru teknis konstruksi M Zulkarnaen yang ditemui diruang kerjanya di Mataram merincikan gedung ini berukuran 30x16 meter, dengan tinggi 10 meter. Menurutnya gedung ini sangat potensial sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan minat masyarakat setempat, terlebih pemuda.
Ia juga mengaku gadung ini sudah lama dinantikan oleh kalangan muda, dan kini mereka sudah bisa bernafas lega. "Ibarat kata merdeka lah mereka itu," ungkapnya.
Keberadaan gedung ini juga tidak terlepas dari perjuangan tokoh-tokoh di Desa Sepit dari semua unsur, karenannya ia sangat berterimakasih. Menurutnya tanpa pengertian dan kerjasama dari semua unsur, mustahil gedung ini bisa terealisasi.
Akhirnya, pemerintah berharap pembangunan gedung serba guna ini dapat benar-benar bermanfaat untuk pengembangan bakat dan minat pemuda, dan juga ini sebagai ikhtiar untuk kemajuan Desa Sepit. (Hardy Mohamad)