Sepit-(desasepit.web.id),- Cuaca ekstrim tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Termasuk beberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Memasuki Desember ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Melalui laman resmi Bmkg.go.id Senin 7 Desember 2020, BMKG memprediksi sembilan wilayah di NTB berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Yakni Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, dan Bima. Kondisi ini berlangsung pagi hingga malam hari.
BMKG juga meminta masyarakat waspada gelombang tinggi mencapai dua meter atau lebih di Selat Lombok bagian utara dan selatan, Selat Alas bagian utara dan selatan, perairan utara Sumbawa, Samudra Hindia selatan NTB, dan Selat Sape bagian utara.
Pada hari ini, suhu udara di Kabupaten Lombok Timur berkisar 24 derajat hingga 27 derajat Celsius. Adapun kelembapan udara berkisar 73 persen. Sementara kecapatan angin 18 km/jam.
Pemerintah Desa Sepit (Pemdes) melalui Sekretaris Desa, Muhammad Sulhan Hadi menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya untuk menghadapi cuaca ekstrem. Menurutnya, masyarakat perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar demi antisipasi.
"Kalau bisa aktivitas di luar yang kurang bermanfaat dikurangi dulu," pintanya.
Berdasarkan pantauan desasepit.web.id beberapa rumah warga di Desa Sepit mengalami rusak ringan akibat diterjang angin kencang. Beberapa atap rumah warga khususnya yang menggunakan atap asbes dan baja ringan di kampung Beloam, Tengeh, dan Sepit Lauk terlepas bahkan ikut terbang terbawa angin kencang. banyak pohon-pohon rindang yang ranting-rantingnya berjatuhan.
"Alhamdulillah untungnya tidak ada korban jiwa," tandasnya. (Zen)