Oleh: M. Rizuwan Arsyad
SEPIT_ Setiap wilayah pasti memiliki kuliner khas, ada yang berupa jajanan, ada yang berupa makanan berat, ada juga yang berupa minuman. Di Desa Sepit juga terdapat minuman kuliner lezat, "komoh" namanya.
Komoh khas Sepit ini berbeda dengan komoh yang ada di Bali. Terpengaruh dari agama, adat, dan budayanya membuat komposisi komoh khas sepit ini berbeda. Tentu saja menggunakan bahan-bahan yang halal.
Ibu Humairoh, seorang ibu rumah tangga yang biasa dipercaya membuat komoh di acara hajatan kampung, kepada desasepit.web.id ia memberikan bocoran resep membuat komoh yang lezat. Untuk mendapatkan cita rasa yang gurih, bumbu komoh harus lengkap, mulai dari pala, jinten, merica, ketumbar, jahe, lengkuas, kemiri, bawang merah, bawang putih, cabe, garam, micin, terasi, dan jangan lupa kemangi. "Semua bumbu itu ditumbuk dan dicampur jadi satu, kemudian tuang ke dalam air yang sudah dipanaskan terlebih dahulu," katanya.
Lebih lanjut, ibu beranak tiga ini menjelaskan isian komoh bisa menggunakan daging apa saja, tergantung selera. "Bisa menggunakan daging ayam, atau daging yang lainnya, menggunakan isian kerang juga enak," ucapnya ketika ditemui di kediamannya (02/12) lalu.
Minuman kuliner yang menyerupai kaldu ini biasa disuguhkan ke para tamu yang hadir ketika ada acara hajatan pesta. Paling enak dinikmati bersama dengan ketupat atau lontong (pesor, sasak).
Rasanya yang gurih dan lezat, membuat orang rela menunggu berjam-jam hanya untuk dapat menikmatinya. Bahkan bagi masyarakat Sepit, tidak sah rasanya acara pesta tanpa adanya suguhan komoh. (Hardy)