Menulis adalah caraku untuk mengingatkan diri.
Menulis juga caraku untuk menyembuhkan diri.
Menulis adalah caraku untuk berbagi pengalaman.
Karna menulis seringkali ku anggap cara yang paling mudah untuk menghindari perdebatan.
Saya seorang ibu. Seorang ibu yang terus belajar untuk kebaikan anaknya. Seorang ibu yang terkadang harus menutup telinga dan mengeraskan hati untuk anaknya.
Saya pernah merasa gagal menjaga anak saat anak saya terkena kejang demam atau biasa di sebut step. Saat itu si sulung sedang berusia 2 tahun. Bukan, bukan karna saya menyesali si sulung harus di rawat karna step.
Namun perasaan bersalah justru karna usaha saya yang tidak maksimal di sebabkan karna saya kurang belajar. Terutama dalam perkembangan kesehatan anak . Mungkin itu karna saya baru menjadi ibu baru. Yang semua pembelajaran dari katanya- katanya.
Makanya setiap ada ibu yang galau karna anaknya, saya mencoba membagikan apa yang saya tau. Dulu saya belum begitu paham bahwa termometer dan parasetamol wajib ada di rumah. Jadi ketika anak demam saya biasanya ke dokter.
Namun sekarang dua benda itu bisa di bilang wajib ada di rumah karna saya cukup trauma dengan kejadian saat si sulung mengalami kejang demam.
Ternyata anak demam tidak bisa di ukur dengan "tangan meter" karna yang saya tau suhu normal berkisar dari 36*c -37,5*c. Jadi saat suhu tubuh masih 37,5 saya belum memberikan obat demam untuk anak. Tapi saya memberikan obat saat anak suhu tubuhnya 38,5. Tentu hal ini tidak berlaku untuk anak yang mempunyai riwayat kejang demam ya Moms. Jadi saya merasa punya alat ukur yang tepat kapan saya harus memberikan obat untuk anak.
Pernah saat itu saya konsultasi dengan salah satu dokter anak. Ternyata step itu tidak selalu kejang- kejang. Kadang anak kedip- kedip. Kadang juga tatapan kosong. Tentunya di sertai demam tinggi ya. Nah dari sini saya banyak menyerap dan terus belajar. Ini hanya kisah pengalaman seorang ibu yang sedang belajar untuk anaknya. Semoga bisa menjadi pembelajaran untuk ibu hebat di luar sana.
Dan pesan saya,ibu tidak perlu galau memikirkan komentar netizen tentang tumbuh kembang anaknya. Karna selama sesuai dengan grafik di "buku pink" ibu tak perlu khawatir.
Dan jangan lupa dua benda di atas itu ya Moms. Untuk pertolongan pertama pada anak.
Termometer dan Parasetamol
(Kita tidak akan pernah bisa menutup mulut orang lain. Maka belajarlah untuk menutup telinga sendiri)
^^Ummu Nayla^^
Seorang ibu yang sedang belajar.