Sepit (http://desasepit.web.id). Stunting menjadi kata yang cukup familiar di pendengaran kita akhir akhir ini, dikarenakan pemerintah dari pusat sampai desa bergerak bersama sama mulai dari pencegahan sampai pengentasan stunting. Stunting identik dengan balita yang kekurangan gizi yang menyebabkan pertumbuhan badannya tidak sesuai dengan umurnya alias "kerdil".
Pemerintah Kecamatan Keruak hari Senin, 27 Januari 2020 dipimpin langsung Bapak Camat Keruak KAMARUDDIN, S.Sos. bersama Tim pencegahan stunting tingkat kecamatan Keruak menyambangi salah satu wilayah di desa Sepit yaitu Sepit Utara. maksud dari sambang stunting ini adalah untuk melihat bagaimana kondisi balita yang terindikasi stunting sekaligus melakukan tindakan cepat dan tepat bila ditemukan seperti yang dikutip dari penjelasan Bapak Camat Keruak ketika berkunjung di Beloam wilayah Sepit Utara. Di Beloam beliau dan rombongan menyerahkan bingkisan berupa susu Formula kepada salah satu balita yang terindikasi Stunting Ziadatul Hidayah dan Ziyadatul Rahmah anak kembar dari pasangan Muhammad Saleh dan Susilawati .
Pemerintah Desa Sepit sesuai instruksi presiden dan Bupati berkomitmen menfokuskan pencegahan serta penanganan stunting untuk dituangkan di APBDES Tahun 2020 minimal 20 % dari anggaran di APBDES. "Mencegah lebih baik dari pengobatan" merupakan slogan yang harus dilaksanakan agar kasus stunting di desa Sepit khususnya tidak ada.